Kamis, 28 Maret 2013

UMKM (Martabak Aidolai) part II


di lanjut nyoooo...
Nyang lebih uniknya lagi neh temen-temen ... pelayanan di martabak AIDOLAI ini tidak membutuhkan banyak waktu serta karyawannya bersikap ramah dan selalu menerapkan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun)  sehingga pembeli tidak merasa bosen untuk menunggu. Asyiiiiikkkkk ga tuuuhhh .....???? ayo buruan beli sebelum kehabisan .... tunggu apa lagiiii .... *Lhoooooo qo jadi promosi ... :D

BeTeWe.. BeTeWe.... neh temen-temen !!!!
Martabak AIDOLAI ini sudah ada sejak September 2010 lhooooo ... Wew....sudah tua juga yah ternyata...hehe tapi lebih tua saya siiiiii :D
Kalian tau ga siiii.... ternyata pemilik dan pendiri martabak ini adalah orang China, namanya Bapak Ayuang. *eits tapi tenang aja temen-temen,,, martabaknya halal qo... walaupun yang punya orang China, tapi yang membuat martabaknya itu orang Sunda, Islam pula. Hehe.... next akan saya jelaskan lebih lanjut.

Pada tahun 2010, terdapat banyak usaha-usaha kecil yang bermunculan. Sang pemilik usaha martabak ini pun yang bernama Bapak Ayuang keturunan China mendirikan usaha martabak dengan merintis dari toko yang sangat kecil. Bapak Ayuang juga terinspirasi dari anaknya yang senang sekali ngemil dan cepat bosan dengan makanan yang tersedia di kulkas, maka dari itu Bapak Ayuang mencoba membuat beberapa makanan dengan berbagai rasa sehinga bisa memberikan kepada anaknya. Satu demi satu segala macam bahan-bahan pelengkap untuk menambah rasa martabak dicoba kemudian terlahirlah martabak dengan berbagai rasa. Seiring dengan berjalannya waktu, Bapak Ayuang berpikir untuk menambah pandapatannya dalam keadaan banyaknya usaha yang muncul dan anaknya pun bisa terus makan makanan tanpa harus beli keluar maka Bapak Ayuang mengetahui inilah saatnya ajang untuk membuka usaha kecil-kecilannya. Maka pada bulan September 2010 Bapak Ayuang membuka usahanya dengan memiliki toko kecil disamping rumahnya. Terus berjalan usaha ini selama beberapa bulan, kemudian tertariklah salah satu teman Bapak Ayuang yaitu Bapak Beny untuk menjadi donatur usaha tersebut karena Bapak Beny melihat bahwa bentuk usaha ini jarang sekali ada di pasar dan yakin bahwa kedepannya usaha ini akan maju karena melihat Bapak Ayuang yang memiliki kegigihan dan keteguhan dalam usahanya tersebut.

Kerjasama Bapak Ayuang dan Bapak Beny berjalan selama 2 bulan kemudian mereka memiliki tekad yang sama untuk memperbesar usaha martabak Aidolai ini. Kemudian dalam bentuk kerjasama ini membuka cabang di Leuwi Nanggung Depok dan sampai saat ini kerjasama tersebut menghasilkan 23 cabang salahsatunya di daerah Jl. Benteng, Kec. Benteng Ciampea Bogor dan baru-baru ini akan di buka juga di daerah Bandung. Dan setiap cabang memiliki 3-5 karyawan yang bekerja. Modal yang dikeluarkan sebesar + Rp 75.000.000/cabang dan sampai saat ini memperoleh pendapatan sebesar Rp 500.000 – Rp 3.000.000 per hari/cabang dan mendapatkan laba perbulan sekitar + Rp 35.000.000/bulan.

Naaahhhh .... jadiiii begitulah ceritanya .... Waw banget kaaannn :D
eh eh eh nantikan cerita dan berita selanjutnya yaaaahhh....

UMKM (Martabak Aidolai)


Assalamu’alaikum .......
Hi....guys pie kabare toh.........??? :D
Mau sedikit berbagi cerita dan berita neeeehhh...... di simak yeeeeeeee .....

Nah temen-teman tau ga sich.... tanggal 25 Maret kemaren saya dan my friend “Ayu Widiastuti” pergi ke Ciampea. Nah lhooo ngapain tuh....????
Kami mengunjungi salah satu UMKM sebagai tugas UTS... hehe mau tahu lebih lanjut ceritanya ???? yooooo......capcus.... pantengin terus yeeee :D
Temen-temen tau ga siiiii....UMKM itu apa??? Ayoooo cung...yang tau !!!!

UMKM (Usaha Mikro, Kecil & Menengah) adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha perseorangan, yang bukan merupakan anak perusahaan. UMKM  merupakan suatu bentuk usaha kecil masyarakat yang pendiriannya berdasarkan inisiatif seseorang. UMKM sangat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Indonesia. UMKM dapat menyerap banyak tenaga kerja Indonesia yang masih mengganggur.

Temen-temen tau kaaannn....
.kebanyakan orang saat ini maunya yang instan-instan ga pake repot..
.nah maka dari itu saya dan Ayu jauh-jauh pergi ke Ciampea tuk mengunjungi salah satu unit usaha di bidang manufaktur dalam pembuatan makanan. Dalam usaha ini menyajikan sebuah makanan ringan yang berkualitas, enak dan bermutu.

Ayoooooo.....siapa yang tahu nama usaha atau nama tokonya apaaaa....???? yang tahu nanti di kasih makan martabak gratis lhoooo.... :D kalo sudah habis silahkan bayar .... hahaha

Usaha martabak ini memiliki nama yang unik sama seperti tampilannya yang imut dengan rasa yang luar biasa enak dan dengan berbagai macam rasa yang tidak terdapat pada martabak yang biasa ditemui. Nama usaha ini berasal dari bahasa inggris yang diplesetkan dari “I idola” yang berarti “aku menjadi idola” menjadi AIDOLAI dan punya jingle yaitu Rajanya Cita Rasa, Ingat Martabak, Ingat AIDOLAI. Nama produk dan jingle ini memiliki magnet kuat dalam berusaha dan memiliki tujuan untuk menjadi makanan idola yang memiliki banyak cita rasa sehingga selalu teringat oleh konsumen.

sssssttt.....ada lanjutannya neeh.....